Antrian BBM di SPBU

antrian bbm

Meskipun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum ada kepastian waktu kapan akan dinaikkan, namun di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Bandarlampung tampak dipenuhi kendaraan bermotor untuk mengisi bahan bakarnya. Seperti misalnya, Minggu tadi pagi (18/5), ketika saya berpapasan dengan sebuah SPBU di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Bandarlampung, terlihat kendaraan roda empat sedang mengantri mengisi bahan bakar. Panjang antrian hingga ke jalan raya hingga mencapai kira-kira lebih dari 400 meter.

Belum lagi ada berapa ratus sepeda motor mengantri untuk mendapatkan jatah diisi bensin di SPBU itu. Bagaimana yang sudah mengantri lama, tapi di tengah-tengah pengisian sudah habis stok bahan bakar yang ditampung di SPBU itu? Entahlah. Mungkin para pengendara itu pasti kecewa dan marah. Sudah mengantri lama, tahu-tahu tidak dapat bensin. Menyedihkan.

Waktu itu saya tersentak kaget melihat sudah mulai panjang antrian kendaraan menanti disi BBM-nya di beberapa SPBU. Untung saja di sepeda motor saya masih ada sekitar 3/4 bensin di tanki sepeda motor saya. Pagi itu awalnya hendak ke Plaza Lutus. Adik-adik Teknokra mengundang saya (sebagai alumni Teknokra, red) untuk datang di acara “Rally Photo Teknokra 2008”. Sudah lama tidak berjumpa dengan mereka, makanya saya sempatkan pagi itu hadir di acara mereka.

Melihat fenomena antrian kendaraan bermotor mengisi BBM-nya, sungguh mencemaskan. Betapa tidak, sepertinya masyarakat dibuat kaget dengan keputusan pemerintah akan menaikkan BBM sekitar 30 persen. Apa yang terjadi di saat ini adalah sejumlah kebutuhan dasar pangan sudah mulai merangkak naik. Tentu saja ini sudah mengkhawatirkan. Jumlah rakyat miskin akan semakin bertambah karena meningkatkan harga-harga kebutuhan pokok tadi. Apa yang akan dilakukan pemerintah nanti? Wallahu ‘Alam.

Please follow and like us:

5 thoughts on “Antrian BBM di SPBU”

  1. @KiMi: rakyat ‘didongengin’ dulu sebelum BBM naik. tinggal menunggu waktu harga BBM langsung naik.

    @Rafki RS: yang salah tetap pemerintah ya kan? mengorbankan seluruh rakyat. di manakah keberpihakan pemerintah terhadap rakyat?

    @Edi Susilo: wah,jangan menghujat-hujat pemerintah di sini mas. hehe…ntar saya ditangkep polisi lagi 😀

  2. di surabaya stasiun pengisian bahan bakar kendaraan masih normal mas….mudah2an rencana penaikan harga bbm tidak berdampak pada masyarakat miskin yang tambah miskin..akan ngeri sekali bisa seperti itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *