Jablai

Hampir dua bulan lebih saya tidak menulis di sini. Kata beberapa teman menyindir layaknya seperti lagu “Jablai”. Sebuah lagu yang dinyanyikan Titi Kamal untuk film layar lebar yang berjudul “Mendadak Dangdut“. Tapi, “Jablai” pada lagu itu tak ada hubungannya dengan blog. Hanya meminjam istilah “Jablai” yang saya maksudkan di sini sebagai ungkapan sindiran kepada blog yang jarang di-update. Ya, seperti saya ini kawan. Blog saya belum pernah update. Alhamdulillah baru hari ini saya dapat menunaikan ibadah nge-blog (hehe).

Seorang teman yang juga blogger tinggal di Depok, Jawa Barat, sampai-sampai memberi daftar PR untuk saya via chatting Y!M,”Riek, buat PR ya. Biar blog-mu tak jablay. Update dong,”katanya. Saya tersenyum sendiri di depan layar monitor mendapati perhatian atas blog saya yang jablai ini. “Iya,bosyen ih. Update dong. Kayak anak tiri dia,Riek,”ujarnya lagi.

Terima kasih kawan atas perhatiannya. Saya terharu loh (halah..halah..). PR-nya nanti akan saya kerjakan. Tunggu saja ya. Ini memacu saya untuk kembali menulis di blog yang pernah saya bikin jadi jablai ini (sekarang tidak lagi. hehe). Menjadi jablai untuk dua bulan cukup. Bukan disengaja. Tapi, sering kali lemahnya blogger untuk terus update blog karena bermacam-macam alasan. Ya sebenarnya tidak ada paksaan dalam nge-blog. Ini dilakukan karena hobi menulis. Jika tidak lagi mood, ya malas menulis. Kalau mood-nya lagi bagus, bisa menulis dengan santai. Bisa sampai berbait-bait menulisnya .

Saya pernah tidak meng-update blog (dulu masih menggunakan blogspot) selama satu tahun (2005). Jadi teringat kembali pada masa itu, blog saya benar-benar terlupakan. Entah karena malas untuk meng-update-nya atau sempat lupa punya blog. Nah, yang terakhir sepertinya jangan sampai terjadi untuk akan datang. Ibarat rumah yang perlu dirawat. Jika ada kesempatan dan waktu, rumah itu ditambahi bagian-bagian penting sesuai kebutuhan. Jika ada yang rusak, segera diperbaiki dan dirawat. Jika ada tamu mampir, disambut dan dimuliakan agar kelak mereka akan merasa berkesan suatu saat akan kembali lagi berkunjung ke rumah.

Mungkin hampir sebagian besar blogger melakukan kunjungan ke sejumlah blog atau yang dikenal istilah “blogwalking“. Bedanya antara tentu saja bisa menembus batas dan waktu yang cepat sampai ke ujung negara yang jauh sekalipun. Pasti semua blogger tahu dan cukup sering melakukan hal itu untuk memperluas pertemanan sesama blogger, saling berbagi cerita, sampai menjalin bisnis meskipun mereka dipisahkan oleh jarak dan waktu.

Nah, mungkin saya sendiri belum secara rutin apa yang dilakukan sejumlah blogger tadi. Menjalin silaturahmi atau blogwalking. Hingga sampai sering singgah ke rumahnya (blog-nya,red) untuk sekedar menyapa “apa kabar?”. Satu, dua dan entah berapa blogger yang telah saya singgahi dulunya, tapi belakangan ini tidak seperti dulu. Ya itu tadi seperti yang saya singgung di atas. Karena saya tidak memiliki mood menulis di blog dan “blogwalking“.

Secara khusus di sini saya menyampaikan ucapan permohonan maaf kepada teman blogger yang saya kenal, agak-agak kenal, maupun belum kenal secara lebih dekat. Belakangan ini saya belum pernah mampir ke seluruh blog teman-teman. Semoga tidak mengurangi nilai silaturahmi kita sesama blogger. Mungkin siapa tahu kita bisa bertemu di Pesta Blogger 2008 pada tanggal 22 November 2008 mendatang di Jakarta, secara lebih dekat. Insya Allah.

Please follow and like us:

14 thoughts on “Jablai”

  1. Aaahh.. obrolan malam itu ‘ngepek’ juga kayaknya. Akhirnya rumahnya diurusin lagi. Ayo, smangat bersih-bersih rumah!!

    Ditunggu PRnya.. (gw jadi kayak ibu guru lama-lama gara-gara nagih-nagihin PR…) ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *