Harapan Publik Kabinet Jokowi Pupus

image

Sejak 20 Oktober 2014 lalu, Joko Widodo dilantik sebagai Presiden dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019, harapan baru publik sekarang adalah menantikan kerja pemerintahan baru Jokowi.

Sudah hampir tiga hari sejak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dilantik, belum kelihatan tanda-tanda akan diumumkan nama-nama menterinya. Undang-undang Kementerian memang membatasi sampai 15 hari harus segera diumumkan nama para calon pembantu Presiden Jokowi.

image

Pesta rakyat yang menyambut Jokowi sebagai presiden baru telah usai. Kini waktunya pemerintahan baru bekerja. Sayangnya, pos-pos kementerian belum ditentukan dan diumumkan sang presiden. Rabu sore (22/10), para jurnalis yang akan meliput pengumuman nama-nama menteri baru pemerintahan Jokowi, harus menelan “pil pahit”. Pasalnya, tidak ada atau tidak jadi dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok.

Namun Jokowi menapik jika pengumuman nama-nama calon menteri dibatalkan.

Penyusunan nama-nama calon pembantu Presiden Jokowi tampak rumit. Hal baru yang bisa kita apresiasi positif adalah nama-nama calon menteri diseleksi dan dilihat rekam jejaknya di lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Analisis Transaksi Keuangan. Sehingga nama-nama tersebut diyakini ada yang lolos dari daftar diduga memiliki rekam jejak korupsi atau bersih dari korupsi.

Publik hanya menunggu saja. Televisi berita menayangkan para komentator seleksi calon menteri pemerintahan Jokowi setiap hari. Sebetulnya muak juga menonton berita tentang ini. Apalagi diulang-ulang tiap program berita setiap hari.

Bagi saya ekspektasi secara berlebihan terhadap pemerintahan Jokowi ini tidak perlu. Biasa saja. Namun publik terlanjur menaruh harapan besar terhadap Jokowi agar ada perbaikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Semoga saja ada perubahan yang lebih baik.

Keterangan: sumber foto dari sini

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *