Mengapa Kita Peduli Kepada ODHA? Ini Alasannya

Ayu Oktariani, penggiat Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) / Foto: twitter @wawaraji

Tubuhnya yang mungil, ia mengubar senyum dan menyapa kami. Siapa menyangka perempuan berkacamata asal Bandung ini tampak sehat bugar ternyata sejak tahun 2009 mengidap infeksi HIV/AIDS. “Dulu tidak tahu sama sekali, melalui jarum suntik bisa terinfeksi HIV/AIDS,” kata Ayu Oktariani, penggiat Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI).

Angka terinfeksi HIV/AIDS lebih tinggi terjadi pada para ibu rumah tangga. “Miris yah?”ujar Ayu prihatin. Cukup tidak enak didengar persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Namun, Ayu tetap optimis dan semangat terus menjalankan kehidupan selayaknya orang sehat pada umumnya.

“Sekarang sudah ada obatnya (antiretroviral/ARV). Obat ini tidak mematikan virus, tapi cuma ditekan. Obat ARV ini harus dikonsumsi seumur hidup dan tidak bisa berhenti,”ujar Ayu.

Continue reading “Mengapa Kita Peduli Kepada ODHA? Ini Alasannya”

Please follow and like us:

Flash Blogging: Spirit of Asia 2018 Palembang-Jakarta

Jam di layar smartphone saya menunjukkan pukul 8:05 pagi. Saat itu cuaca lagi hujan rintik-rintik. Saya lihat jadwal pagi ini ada acara Flash Blogging di Novotel Palembang. Namun, saya penasaran jam berapa mulai acaranya? Saya cek WhatsApp group Blogger Wongkito, jadwal dan waktu acara ini berlangsung.

“Hah! jam 8:00 pagi”, kaget saya dalam hati.

Sementara itu, istri saya duduk di depan televisi sambil menunggu saya mengantarnya ke sekolah. Dalam langkah pasti, saya pergi ke kamar mandi dan mandi secepat mungkin. Sebagai suami yang “siaga” (siap. antar, jaga, seperti tagline iklan persalinan yang pernah ditayang di televisi jaman sebelum ada media sosial, saya mengantarnya ke sekolah, kemudian pergi ke acara Flash Blogging di Novotel Palembang.

Continue reading “Flash Blogging: Spirit of Asia 2018 Palembang-Jakarta”

Please follow and like us:

Rasakan Pengalaman Jaringan Baru Internet Indosat, Cepat dan Stabil

benhut-yoso-indosat-palembang
Benny Hutagalung, Division Head Community Management PT.Indosat (kiri) dan Yoso (kanan), pelanggan setia Indosat memberikan edukasi Indosat jaringan baru, cepat dan stabil di River Side Restaurant Palembang, Sabtu (27/09). (Foto: @mamanisss)

Kebutuhan akses internet yang cepat dan stabil bagi pengguna gadget merupakan sebuah keharusan pada era digital sekarang ini. Untuk menjawab kebutuhan itu, Indosat hadir dengan teknologi terbaru 3G U900. Indosat adalah provider pertama yang menerapkan teknologi tersebut di Indonesia. Dengan menggunakan teknologi ini memungkinkan jaringan semakin cepat dan stabil.

Kota Palembang sebagai kota terbesar di Pulau Sumatera, dengan pertumbuhan pengguna gadget yang semakin meningkat, Indosat hadir menjawab kebutuhan para mania gadget yang haus akses internet yang yang cepat dan stabil di kota pempek ini.

Continue reading “Rasakan Pengalaman Jaringan Baru Internet Indosat, Cepat dan Stabil”

Please follow and like us:

Blogilicious Kito Palembang

Sebuah backdrop berukuran 5×2 meter terpasang rapi di atas panggung. Tulisan “Blogilicious” berawarna merah, itu paling paling besar dan masih cukup jelas terbaca sekalipun duduk di kursi paling belakang.

Agar terlihat apik, sejumlah lampu ‘sorot panggung’ menerangi backdrop itu. Satu per satu peserta tiba di Aula lantai empat Gedung Telkom Palembang. Tidak sedikit yang datang bersama teman-temannya. Ada yang kebetulan satu kampus dan ada pula peserta bapak-bapak yang telah paruh baya.

Continue reading “Blogilicious Kito Palembang”

Please follow and like us:

Axis Beri Dana Sosial Kepada Wongkito

Axis sebagai provider GSM pendatang baru khususnya di kota Palembang, secara resmi meluncurkan produknya sekaligus memberikan dana santunan/sosial kepada Komunitas Blogger Wongkito sebesar Rp 5 juta rupiah. Tentu saja hal ini dilakukan Axis sebagai bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) terhadap publik, meskipun Axis termasuk pendatang baru di kota Palembang.

Melalui momentum ini, Axis mengajak Komunitas Blogger Wongkito mengikuti kopi darat (kopdar) di Square Restaurant, Novotel Palembang, Sabtu pagi (23/1). Anita Avianty, Head of Corporate Communication Axis yang juga seorang blogger, yakin pada potensi yang dimiliki para blogger sebagai kalangan yang jujur dalam menilai sebuah produk telekomunikasi. Apalagi Axis masih awam di kalangan masyarakat pengguna telekomunikasi mobile. Untuk itulah kehadiran blogger diyakini dapat mengedukasi masyarakat. Continue reading “Axis Beri Dana Sosial Kepada Wongkito”

Please follow and like us:

Cerita Pesta Blogger 2008 yang ‘Basbang’

tertidur1

Seorang pria berkacamata duduk santai. Matanya sayu dan mengantuk. Ia menatap panggung dari kejauhan di deretan bangku lantai dua Auditorium Gedung BPPT II 3rd floor. Acara belum juga dimulai. Pria yang mengenakan kemeja biru ini pelan-pelan memejamkan mata ketika acara baru dibuka, sampai kemudian pada acara diskusi yang dimoderatori Enda Nasution. Ia tertidur. Bahkan ketika tidur, difoto seorang paparazi. Pria yang tertidur itu adalah saya sendiri 🙂

Pagi menjelang siang itu (Sabtu, 22/11) tampak keriuhan orang-orang di sekeliling. Mereka ada yang berfoto-foto dengan sejuta aksi ‘narsis’ dan ada pula yang asik ngobrol satu dengan yang lainnya. Singkat kata, mereka adalah para blogger dari seluruh Indonesia yang datang di acara Pesta Blogger 2008. Cerita dari Pesta Blogger 2008 ini membawa kisah bagi para blogger setelah kembali pulang ke rumah.

Continue reading “Cerita Pesta Blogger 2008 yang ‘Basbang’”

Please follow and like us:

Menempuh 226 Km Menuju Pesta Blogger 2008

selamat-datang-di-pelabuhan-merak

Nekat! Ya boleh dibilang begitu oleh teman-teman saya. Saya berangkat ke Jakarta mengendari sepeda motor menempuh +/- 226 Km dari Bandarlampung untuk menghadiri Pestablogger 2008. Sisa perjalanan berikutnya dilanjutkan oleh pak supir kapal (nahkoda) penyeberangan Bakauheni-Merak. Entah berapa panjang jalan kapal itu.

Saya menikmati setiap perjalanan saya yang sunyi nan sendiri. Kadang-kadang melewati suatu wilayah yang kanan-kiri terdapat semak belukar. Pepohonan hijau yang masih rindang. Memacu si legenda hitam 60-80 Km/jam sudah cukup cepat untuk kelas newbie seperti saya. Saya tak berani menggeber lebih dari itu. Takut mesinnya ‘rontok’ atau tiba-tiba ada kerusakan yang tidak saya duga sebelumnya. Menyusuri jalan beraspal yang terkadang mulus dan rata, tak jarang pula spontan kaget tiba-tiba melewati lubang yang bikin jantung dagdigdug karena khawatir terjatuh dan mecenderai diri saya sendiri. Alhamdulillah selama perjalanan tidak terjadi kendala.

Meskipun banyak motor bisa melaju dengan cepat mendahului saya, tak membuat ikut-ikutan seperti mereka. Gila deh! Mereka itu bisa menggeber motornya bisa sampai 100 Km/jam. Gimana rasanya meluncur dengan kecepatan itu? Yang pasti dan saya yakin motor itu pasti tidak stabil. Atau jika motor tipe kelas >150cc (bukan tipe bebek) mungkin masih bisa stabil. Kalau saya tak berani memacu kecepatan sampai segitu. Tapi, pernah mengendarai mobil dengan kecepatan segitu masih berani, tapi masih sedikit was-was dengan mata menatap arah depan dan tidak berkedip sekali pun. Melotot! Hehehe…

Continue reading “Menempuh 226 Km Menuju Pesta Blogger 2008”

Please follow and like us:

I’m Going to Pesta Blogger 2008

logo-pb08[Sebenarnya posting ini saya unggah Jum’at siang kemarin. Tapi, ketika menulis di tengah jalan, tiba-tiba koneksi ‘seret’ aka disconnect. Jadi pagi ini (Senin, 24/11) saya unggah. Beberapa posting dari pengalaman mengikuti Pesta Blogger 2008 kemarin, akan saya tulis di sini. Tapi nanti, tidak sekarang. Hehehe..]

Beberapa saat lagi, saya akan berangkat ke Jakarta. Insya Allah saya akan hadir di acara Pesta Blogger 2008, hari Sabtu besok (22/11) di Gedung BPPT II Jakarta Pusat. Sebuah pertemuan akbar para blogger seluruh Indonesia (mungkin setiap daerah/provinsi ada yang mewakilinya,red) dari Aceh sampai Papua (ternyata tidak ada. Paling jauh dari Makasar).

Inilah pertemuan akbar kedua setelah sebelumnya pernah dilaksanakan pada 27 Oktober 2007. Hari itu pula ditetapkan sebagai Hari Blogger Nasional oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh. Pada saat itu saya tidak bisa hadir karena masih berada di luar kota (Jawa Timur). Momentum tahun inilah saatnya, saya ingin bisa hadir di acara yang digawangi oleh Maverick dan Bubudotcom.

Continue reading “I’m Going to Pesta Blogger 2008”

Please follow and like us:

Jablai

Hampir dua bulan lebih saya tidak menulis di sini. Kata beberapa teman menyindir layaknya seperti lagu “Jablai”. Sebuah lagu yang dinyanyikan Titi Kamal untuk film layar lebar yang berjudul “Mendadak Dangdut“. Tapi, “Jablai” pada lagu itu tak ada hubungannya dengan blog. Hanya meminjam istilah “Jablai” yang saya maksudkan di sini sebagai ungkapan sindiran kepada blog yang jarang di-update. Ya, seperti saya ini kawan. Blog saya belum pernah update. Alhamdulillah baru hari ini saya dapat menunaikan ibadah nge-blog (hehe).

Seorang teman yang juga blogger tinggal di Depok, Jawa Barat, sampai-sampai memberi daftar PR untuk saya via chatting Y!M,”Riek, buat PR ya. Biar blog-mu tak jablay. Update dong,”katanya. Saya tersenyum sendiri di depan layar monitor mendapati perhatian atas blog saya yang jablai ini. “Iya,bosyen ih. Update dong. Kayak anak tiri dia,Riek,”ujarnya lagi.

Continue reading “Jablai”

Please follow and like us:

Kecelakaan Kereta Api Terjadi (lagi)

Kecelakaan Kereta Api penumpang Limex Sriwijaya jurusan Kertapati (Palembang)-Tanjung Karang (Bandarlampung) terjadi sekitar pukul 7 pagi tadi (Sabtu, 16/08) di daerah Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung. Kereta api Limex Sriwijaya yang mengangkut penumpang dari arah Palembang itu menabrak lokomotif Kereta Api Batubara rangkaian panjang (babaranjang) yang sedang berhenti di jalur rel.

Sebelum terjadi kecelakaan itu, saya cukup sering lewat perlintasan di kawasan itu. Ada dua jalur rel kereta api di sana. Kereta api yang mengangkut babaranjang tidak berhenti di jalur biasanya. Justru berhenti di jalur satunya lagi. Dua jalur rel fungsinya untuk saling bergantian kereta api saat berpapasan di dua jalur rel tersebut. Intinya, salah satu kereta api harus berhenti dan menunggu kereta api yang berlawanan datang di jalur rel perlintasan sebelahnya.

Continue reading “Kecelakaan Kereta Api Terjadi (lagi)”

Please follow and like us: