Di Depan dan Belakang Terjadi Kecelakaan

mobil-kecelakaan
ilustrasi: mobil rusak parah akibat kecelakaan (foto: 18 oktober 2012)

Setiap orang (yang mampu mengendaraai kendaraan bermotor) setelah keluar dari rumah dan bersiap mengendarai kendaraannya, berarti sudah siap dengan segala risiko yang akan dihadapi nanti di jalan. Selama di jalan, banyak ditemui perilaku pengendara. Jika diperhatikan sepeda motorlah yang merajai jalan.

Karena kurang hati-hati perilaku pengendara sepeda motor, kadang-kadang merugikan dirinya sendiri. Bahkan tidak jarang merugikan pengguna jalan. Hal itu tidak terlepas dari sikap pengendara (khususnya sepeda motor). Apakah ia terlatih menguasai karakter kendaraan yang digunakan dan kondisi jalan.

Continue reading “Di Depan dan Belakang Terjadi Kecelakaan”

Please follow and like us:

‘Kuda Besi’: Bagai Pisau Dibelah Dua

Di era teknologi mesin kendaraan bermotor yang semakin maju seperti sekarang, tidak heran industri kendaraan bermotor saling bersaing merebut konsumen. Belum lagi sudah banyak tersedia perusahaan pembayaran kredit sebagai kemudahan bagi konsumen mendapatkan kendaraan impiannya dengan cara mencicil.

Salah satu jenis kendaraan bermotor yang sangat tinggi pertumbuhannya adalah sepeda motor. Menurut data Badan Pusat Statistik atau BPS, jumlah sepeda motor pada tahun 2009 sebanyak 52.433.132 unit. Sedangkan pada tahun 2008 sebanyak 47.683. 681 unit. Artinya, ada peningkatan sebanyak 4.749.451 unit. Luar biasa!

Continue reading “‘Kuda Besi’: Bagai Pisau Dibelah Dua”

Please follow and like us:

Kecelakaan Kereta Api Terjadi (lagi)

Kecelakaan Kereta Api penumpang Limex Sriwijaya jurusan Kertapati (Palembang)-Tanjung Karang (Bandarlampung) terjadi sekitar pukul 7 pagi tadi (Sabtu, 16/08) di daerah Kampung Baru, Kedaton, Bandarlampung. Kereta api Limex Sriwijaya yang mengangkut penumpang dari arah Palembang itu menabrak lokomotif Kereta Api Batubara rangkaian panjang (babaranjang) yang sedang berhenti di jalur rel.

Sebelum terjadi kecelakaan itu, saya cukup sering lewat perlintasan di kawasan itu. Ada dua jalur rel kereta api di sana. Kereta api yang mengangkut babaranjang tidak berhenti di jalur biasanya. Justru berhenti di jalur satunya lagi. Dua jalur rel fungsinya untuk saling bergantian kereta api saat berpapasan di dua jalur rel tersebut. Intinya, salah satu kereta api harus berhenti dan menunggu kereta api yang berlawanan datang di jalur rel perlintasan sebelahnya.

Continue reading “Kecelakaan Kereta Api Terjadi (lagi)”

Please follow and like us: