Kabut Asap Menyelimuti Palembang

Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, telah mengganggu pernafasan. Masih jarang orang menggunakan masker untuk meminimalkan efek buruk kabut asap. (Foto di Jl.Residen H.Abdul Rozak), Sabtu (15/9).

Kira-kira sudah hampir satu pekan ini, kabut asap telah menyelimuti kota Palembang. Asap bercampur kabut setiap pagi sangat mengganggu pernafasan. Biasanya setiap pagi (sebelum matahari terbit) bisa merasakan sejuknya udara, tapi untuk sekarang tidak bisa diharapkan. Apalagi untuk orang yang hobi olahraga jogging dan jalan kaki setiap pagi.

Saya dan istri saya biasanya keluar jalan-jalan pagi. Tapi, itu rutinitas pagi yang dulu sebelum akhir-akhir ini asap kabut kebakaran hutan. Padahal jalan-jalan pagi itu bikin sehat. Kalau biasanya setiap bangun tidur, terus solat subuh, dan tidur lagi, itu malah bikin malas. Pengalaman saya juga itu. hehe.

Continue reading “Kabut Asap Menyelimuti Palembang”

Please follow and like us:

Melihat Kakak dari USG 4 Dimensi

ultrasonografi 4 dimensi
kakak (30w 5d)

Pekan ini usia kandungan ummi sudah 31 minggu. Hari Sabtu (8/9) lalu, saya mengantar sekaligus mendampingi ummi periksa kehamilannya ke dokter spesialis kandungan. Dari modal bertanya-tanya ke sejumlah teman ummi, kemudian kami berdua sepakat periksa di Klinik Eska. Lokasinya di Jalan Radial (sebelah show room Yamaha).

Awalnya saya tidak tahu klinik tersebut. Memang daerah jalan tersebut ramai berdiri ruko. Dengan mengendarai sepeda motor lawas, pelan-pelan mata sambil lirik ke kiri dan kanan ruko. Apalagi jalan yang selalu ramai, memang harus ekstra hati-hati sesekali melihat ke arah depan jalan. Atas  petunjuk yang diberikan temannya ummi, kami berdua akhirnya menemukan klinik tersebut.

Ketika sampai di depan klinik itu, saya membaca sebuah plang nama di atas pintu masuk. Tertulis nama dokter spesialis kandungannya adalah laki-laki. Saya bertanya-tanya dalam hati. Padahal kata ummi, dokter yang periksanya adalah perempuan. Di klinik itu, tak hanya dokter spesialis kandungan. Ada juga praktek dokter spesialis penyakit dalam.

Continue reading “Melihat Kakak dari USG 4 Dimensi”

Please follow and like us:

Trimester Ketiga: Tujuh Bulan yang Dinantikan

Pekan lalu menurut kalender kehamilan, ummi sudah memasuki pekan ke-28. Artinya sudah tujuh bulan ummi mengandung kakak (baca: sebutan untuk anak kami di perut ummi).

Masih ingat dulu ketika awal kehamilan ummi yang berjuang mengatasi rasa sakit perut, sering mual, kepala pusing dan sebagainya. Saya melihatnya ngga tega. Selain meminta ummi agar bersabar, berdzikir dan berdo’a, saya berusaha memenuhi keinginannya sepanjang kemampuan saya. Jurus kemampuan yang keluar, seperti memijit, membuatkan air hangat, mengantar-jemput ke sekolah, mengantar sekaligus menemani ke dokter dan sebagainya.

Sekarang tidak terasa sudah memasuki trisemester ketiga (minggu ke-29). Minggu silih berganti dilalui dengan sabar, do’a dan tawakal, keadaan ummi relatif cukup baik. Periksa ke dokter spesialis kandungan maupun bidan sudah dilakukan dan menunjukkan kondisi kandungan cukup baik pula. Syukur Alhamdulillah ini semua karena Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan do’a kami dan kaum muslimin-muslimat. Selain kami, saya yakin entah siapa saja turut mendo’akan kesehatan bagi ummi maupun kakak. insya Allah dimudahkan proses kelahiran kakak hingga pada waktunya yang sudah ditentukan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Aamiin.

Please follow and like us: