Marhaban Ya Ramadhan

image

Alhamdulillah pada tahun 1436 Hijriah ini kita bertemu dengan bulan Ramadhan kembali. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini mudah-mudahan menjadi bulan ibadah buat kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hari ini 18 Juni 2015 adalah bertepatan dengan 1 Ramadhan 1435 Hijriah. Di Indonesia telah menetapkan mulai awal puasa Ramadhan ini setelah sebelumnya pada 16 Juni 2015 lalu, pemerintah melakukan Sidang Isbat menentukan awal puasa Ramadhan 1436 Hijriah.

Continue reading “Marhaban Ya Ramadhan”

Please follow and like us:

Harapan Publik Kabinet Jokowi Pupus

image

Sejak 20 Oktober 2014 lalu, Joko Widodo dilantik sebagai Presiden dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019, harapan baru publik sekarang adalah menantikan kerja pemerintahan baru Jokowi.

Sudah hampir tiga hari sejak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dilantik, belum kelihatan tanda-tanda akan diumumkan nama-nama menterinya. Undang-undang Kementerian memang membatasi sampai 15 hari harus segera diumumkan nama para calon pembantu Presiden Jokowi.

Continue reading “Harapan Publik Kabinet Jokowi Pupus”

Please follow and like us:

Damai Sumsel

Akhir-akhir ini di media cetak, elektronik, dan online memberitakan sejumlah peristiwa kerusuhan dan kekerasan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel). Maret 2013 lalu, di Martapura, kabupaten Ogan Komering Ulu, terjadi penyerangan dan pembakaran oleh sejumlah oknum TNI AD dari Yon Armed terhadap kantor Mapolres OKU. Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu menjadi cermin buruk bagi Indonesia di masyarakat bahwa alat negara (TNI) berbuat anarkis dan menjadi “mesin” yang tidak terkendali melakukan pengerusakan fasilitas negara (Mapolres OKU).

Continue reading “Damai Sumsel”

Please follow and like us:

Kapan saat yang tepat menulis?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kapan saat yang tepat Anda menulis? Kalau saya menulis memilih pada waktu malam hari. Terserah jam berapa saja. Asalkan belum mengantuk dan tidak kesibukan lainnya. (Lah!? sibuk apaan malam-malam?).

Dulu ketika masih aktif di organisasi pers mahasiswa (namanya “UKPM Teknokra“. UKPM kepanjangan dari Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa), teman-teman mulai dari senior yang ‘menularkan virus’ begadang. Ya, menulis pada waktu malam hari. Ada yang sambil merokok dan minum kopi. Wah!! rasanya punya sensasi berbeda deh!

Meskipun ‘virus’ ini menulari saya, tidak serta ikut tertular dengan merokok. Saya sudah ‘nawaitu’ tidak akan merokok. Entah bagaimana pun mau ditawari rokok jenis apa pun. Kalau kopi, ya bolehlah!! Kopi yang benar-benar telah berhasil ‘meracuni’ saya. Beruntung tidak sampai lebih dari satu gelas sehari.

Continue reading “Kapan saat yang tepat menulis?”

Please follow and like us:

Garuda Harus Bangkit Lagi!

Masyarakat Indonesia boleh jadi sedih mengetahui Timnas kebanggaannya kalah pada final Piala Suzuki AFF 2010 antara Indonesia vs Malaysia beberapa waktu lalu. Di kandang sendiri (Indonesia,red) pada pertandingan leg kedua pun, Timnas Indonesia tidak sanggup membendung skor dengan Malaysia hingga mendekati usai pertandingan. Panggung yang didominasi para suporter pendukung Timnas Indonesia di Gelora Bung Karno, Senayan, ternyata hari itu Garuda belum membawa kemenangan.

Namun setelah hanya meraih runner up dan menjadi langganan setiap pertandingan tingkat Asia Tenggara tersebut, apresiasi yang setinggi-tingginya memang sepatutnya harus selalu diberikan kepada para Timnas Indonesia, karena mereka telah berusaha membuktikan yang terbaik melalui Piala Suzuki AFF 2010 beberapa waktu lalu.
Continue reading “Garuda Harus Bangkit Lagi!”

Please follow and like us:

Mengapa Perlu Pembatasan BBM Bersubsidi?

Pertanyaan di atas menjadi pemikiran saya sebagai orang awam ketika pemerintah mewacanakan akan melakukan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi beberapa waktu lalu. Di sejumlah tanyangan stasiun televisi memuat iklan yang mengajak masyarakat agar menggunakan BBM nonsubsidi (dalam hal ini adalah BBM jenis Pertamax, red). Lalu, apa hubungan pembatasan BBM bersubsidi dengan iklan di televisi yang dibuat oleh Pertamina itu?

Saya berpikir bahwa pemerintah akan melakukan hal yang sama seperti pada era SBY-JK lalu, dengan menarik pasokan minyak tanah (bersubsidi,red) dan mengonversi ke gas di seluruh daerah Indonesia. Namun, hal itu dilakukan secara bertahap dan belum sepenuhnya seluruh daerah Indonesia menggunakan gas untuk kebutuhan memasak rumah tangga.

Continue reading “Mengapa Perlu Pembatasan BBM Bersubsidi?”

Please follow and like us:

Sekarang atau Menunda lagi

Sebuah alasan klasik itu bernama sibuk. Sehingga, waktu luang yang sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk menulis, ternyata tidak bisa memanfaatkan waktu tersebut meskipun hanya beberapa menit saja.

Dalam sebuah tulisan yang pernah saya baca (persisnya saya lupa dimana menemukan tulisan tersebut), saat hampir mengurangi hingga berhenti menulis baik sengaja maupun tidak sengaja, ternyata membuat pikiran jadi pikun. Hal itu benar atau tidak, saya tidak tahu. Tapi, saya sadari bahwa dalam waktu hampir lebih dari lima bulan lamanya saya tidak menulis, rasanya banyak hal yang sering lupa. Apalagi menemukan ide-ide yang baik ditulis, ternyata hilang begitu saja.

Continue reading “Sekarang atau Menunda lagi”

Please follow and like us:

Tepuk Tangan Panggung Sandiwara

“Baik..baik pak ditahan dulu. Kita akan kembali setelah jedah iklan berikut ini,”kata seorang anchor cantik sebuah stasiun televisi berita itu.

Tepuk tangan penonton di sana menggema beberapa saat sebelum sempat berpindah ke tayangan iklan. Debat dan saling ‘memancing’ argumentasi sudah menjadi tontonan publik pada pagi dan malam. Hampir setiap hari.

Narasumber diundang agar berbicara ini dan itu. Bila perlu lawan bicara di studio atau di tempat lain, dibikin ‘panas’. Nah, tugas anchor sebagai ‘kompor’ agar suasana debat menjadi ‘panas’.

Continue reading “Tepuk Tangan Panggung Sandiwara”

Please follow and like us:

Watak Manusia itu Bernama “Duit”

ADA benarnya ungkapan di atas dengan realitas kini. Ungkapan yang tercetus dari seorang dosen yang dikutip dari jurnalis di Bandar Lampung, ini seperti ingin ‘mengetuk’ kita. Ada watak baik dan buruk. Lalu, ada yang namanya watak ‘duit’.

Di dalam buku “Permainan Kekuasaan“, pakar Psikoanalisis, Sigmund Freud, menilai ada gabungan sifat binatang dan aspek rakus manusia yang disebut watak anal (anal character), yaitu suatu watak yang energi utamanya tertuju pada nafsu menimbun, baik menimbun uang, materi, kenikmatan, maupun menimbun sebanyak-banyaknya dan sekuat-kuatnya kekuasaan (Arge, 2008).

Ternyata begitulah kita. Kita manusia kan? Diberikan amanah pekerjaan, karier, jabatan, sampai gaji plus komisi yang menggiurkan ternyata disalahgunakan. Ya tidak semua begitu. Saya tidak mengeneralisasi semua manusia seperti kata Freud.

Continue reading “Watak Manusia itu Bernama “Duit””

Please follow and like us:

Media Dikuasai Pemilik Modal

PERUSAHAAN media massa di Indonesia tidak terlepas dari ‘cengkraman’ pemilik modal yang punya kepentingan di dalamnya. Di jaman kebebasan pers Indonesia seperti sekarang, pemilik modal melancarkan pengaruh dan kepentingan melalui perusahaan media yang dikelolanya.

Sama halnya dengan sebuah perusahaan yang didirikan pemilik modal dan bertujuan mencari keuntungan sebanyak-banyaknya melalui perusahaan itu. Namun yang membedakan dengan perusahaan media massa adalah tanggung jawab moral dan sosial mereka terhadap masyarakat. Masyarakat sangat berharap terhadap pers yang dapat menumbuhkan demokrasi yang selaras dan tercapainya tujuan kebebasan berpendapat yang dilindungi undang-undang.

Pers sebagai pilar demokrasi keempat, tentu menjadi pengawal jalannya pemerintahan (eksekutif) agar bersih dan transparan. Sehingga jalannya pemerintahan yang telah diamanahkan oleh masyarakat tersebut, harus sepenuhnya dijalankan dengan asas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (Pancasila sila kelima, red). Hal ini menjadi tugas pers menjembatani masyarakat dengan pemerintah. Apakah pemerintah berjalan sesuai amanah atau sebaliknya? Jika pemerintah ada indikasi menyimpang atau tidak amanah, maka tanggung jawab pers untuk mengungkapnya ke publik.

Continue reading “Media Dikuasai Pemilik Modal”

Please follow and like us: