Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (2)

Soekarno-Hatta International Airport. (sumber foto: wikipedia).

Alhamdulillah pesawat Sriwijaya Air yang saya tumpangi tiba di Soekarno-Hatta International Airport, siang itu dengan lancar dan tidak ada kendala. Turun dari pesawat saya salah satu yang termasuk rombongan terakhir (nasib duduk di dekat jendela biasanya belakangan turun pesawat).

Turun dari pesawat melihat beberapa pesawat yang terparkir membuat saya takjub dan mata tidak hentinya melihat sekeliling lapangan terbang. Sebelum ambil barang dari bagasi pesawat, rasanya kurang “plong” kalau belum singgah ke toilet (hehe). Di tempat pengambilan barang bagasi pesawat, memang sudah tersedia dan ada informasi di layar LCD di tempat tersebut untuk mengambil barang-barang dari Pesawat kode penerbangan “anu”. Tidak lama kira-kira 3-5 menit tiba di sana, saya langsung menemukan satu barang saya berjalan ke arah saya dan langsung saya tangkap untuk dibawa keluar.
Continue reading “Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (2)”

Please follow and like us:

Membatasi atau Menaikan BBM Subsidi?

image

Sejak tanggal 1 Agustus 2014, BPH Migas melarang penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat. Selain itu, mulai tanggal 6 Agustus 2014 mendatang BBM subsidi jenis premium akan ditiadakan di seluruh SPBU yang ada di sepanjang jalan Tol.

Solar subsidi akan diganti dengan Pertamina Dex yang harganya hampir dua kali lipat dari harga solar subsidi. BBM jenis Premium yang disubsidi pun akan diganti dengan Pertamax (non subsidi). Jadi, siap-siap saja pengendara mobil pribadi di jalan tol hanya bisa mengisi BBM non subsidi (Pertamax dan Pertamina Dex) yang harganya lebih mahal.

Continue reading “Membatasi atau Menaikan BBM Subsidi?”

Please follow and like us:

Kenaikan BBM 1 Mei 2013?

Pengendara sepeda motor sedang mengantri isi BBM di SPBU (foto: 17 Oktober 2012)
Pengendara sepeda motor sedang mengantri isi BBM di SPBU (foto: 17 Oktober 2012)

Siapa yang ingin terjadi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Indonesia? Saya pikir rakyat tidak setuju naiknya harga BBM subsidi. Karena masalah kenaikan BBM subsidi sangat terkait dengan kenaikan terhadap harga-harga komoditas penting bagi rakyat (sembako). Masalah tarik-ulur naik dan tidak jadi naik (mungkin diundur lagi) harga BBM subsidi pada 2013 ini, karena pemerintah melakukan kajian perhitungan ekonomi.

BBM subsidi memang menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang mempunyai kendaraan bermotor. Kita batasi yang sangat terasa kenaikan BBM subsidi adalah kalangan menengah ke bawah. Pada umumnya mereka memiliki sepeda motor sebagai alat transportasi. Sedangkan mobil kebanyakan adalah masyarakat yang memiliki perekonomian menengah ke atas.

Continue reading “Kenaikan BBM 1 Mei 2013?”

Please follow and like us:

Di Depan dan Belakang Terjadi Kecelakaan

mobil-kecelakaan
ilustrasi: mobil rusak parah akibat kecelakaan (foto: 18 oktober 2012)

Setiap orang (yang mampu mengendaraai kendaraan bermotor) setelah keluar dari rumah dan bersiap mengendarai kendaraannya, berarti sudah siap dengan segala risiko yang akan dihadapi nanti di jalan. Selama di jalan, banyak ditemui perilaku pengendara. Jika diperhatikan sepeda motorlah yang merajai jalan.

Karena kurang hati-hati perilaku pengendara sepeda motor, kadang-kadang merugikan dirinya sendiri. Bahkan tidak jarang merugikan pengguna jalan. Hal itu tidak terlepas dari sikap pengendara (khususnya sepeda motor). Apakah ia terlatih menguasai karakter kendaraan yang digunakan dan kondisi jalan.

Continue reading “Di Depan dan Belakang Terjadi Kecelakaan”

Please follow and like us:

Kabut Asap Menyelimuti Palembang

Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, telah mengganggu pernafasan. Masih jarang orang menggunakan masker untuk meminimalkan efek buruk kabut asap. (Foto di Jl.Residen H.Abdul Rozak), Sabtu (15/9).

Kira-kira sudah hampir satu pekan ini, kabut asap telah menyelimuti kota Palembang. Asap bercampur kabut setiap pagi sangat mengganggu pernafasan. Biasanya setiap pagi (sebelum matahari terbit) bisa merasakan sejuknya udara, tapi untuk sekarang tidak bisa diharapkan. Apalagi untuk orang yang hobi olahraga jogging dan jalan kaki setiap pagi.

Saya dan istri saya biasanya keluar jalan-jalan pagi. Tapi, itu rutinitas pagi yang dulu sebelum akhir-akhir ini asap kabut kebakaran hutan. Padahal jalan-jalan pagi itu bikin sehat. Kalau biasanya setiap bangun tidur, terus solat subuh, dan tidur lagi, itu malah bikin malas. Pengalaman saya juga itu. hehe.

Continue reading “Kabut Asap Menyelimuti Palembang”

Please follow and like us:

Beginilah Angkutan Belanja Rumah Tangga

Seorang Ibu dibonceng sepeda motor sambil menenteng kardus yang dipangku di atas pahanya. Karena sebelah kiri dan kanan kakinya penuh barang bawaan, sehingga kakinya pun harus rela naik mengarah ke pria yang memboncengnya.

Hari Minggu pagi itu, sinar matahari belum terlalu menyengat kulit. Lalu lintas mulai sedikit ramai kendaraan bermotor yang lalu-lalang di atas Jembatan Ampera. Setiap hari banyak orang melewati jalan yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soekarno itu.

Kota Palembang dibagi dua wilayah yang dipisahkan Sungai Musi, yaitu: Seberang Ilir dan Seberang Ulu. Nah, Jembatan Ampera inilah membelah Sungai Musi yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Sungguh banyak jasa Jembatan Ampera bagi warga Kota Palembang.

Bahkan salah satunya warga yang memanfaatkan Jembatan Ampera itu adalah Ibu yang ada di foto ini. Ia dibonceng naik sepeda motor sambil membawa barang-barang. Kelihatannya habis pulang dari belanja di pasar. Sebelah kiri dan kanannya dipenuhi barang, sehingga ibu itu pun tak kuasa harus rela mengangkang dan menaikkan kakinya lebih tinggi.

Beginilah warga kelas menengah ke bawah biasa menggunakan sepeda motor untuk mengangkut barang belanja untuk dijual kembali atau mungkin untuk kebutuhan rumah tangga. Pemandangan serupa mungkin pernah kita lihat di desa. Petani mengangkut rumput-rumput yang menjulang tinggi di belakang jok sepeda motornya. Saya pernah lihat itu di sebuah tayangan televisi. Begitu melihat tayangan itu, saya terperanjat dan kagum. Ada saja motor selain membonceng penumpang, juga bisa digunakan membawa begitu banyak barang bermacam-macam di belakang pengendaranya.

Please follow and like us:

Motor Harley vs Motor Bebek

Sebuah motor Harley Davidson diangkut truk. Motor gede atau moge ini harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah per unitnya. Para pengendara motor asal Amerika Serikat ini didominasi orang yang hobi dengan motor besar.

Sampai pada 2011, ada sekitar 80 juta sepeda motor di Indonesia. Luar biasa!! Pantas saja di jalan raya saat ini banyak didominasi kendaraan bermotor roda dua ini. Tidak bisa diingkari bahwa meningkatnya jumlah penunggang kuda besi ini, menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat semakin tinggi. Hal ini juga berarti semakin banyak masyarakat meningkat jumlah pendapatannya. Benarkah?

Nah! Sekarang lihatlah di jalan raya pada pagi hari (waktu berangkat kerja dan sekolah). Betapa melimpahnya sepeda motor memenuhi setiap jengkal ruas jalan raya. Ditambah lagi masyarakat menengah ke atas yang mengendarai mobil pribadi juga semakin banyak. Jadi, wajar terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama setiap pagi dan sore (jam pulang kerja).

Bagi pengendara sepeda motor memang tampak lebih cepat daripada mengendarai mobil. Mungkin itulah mengapa banyak masyarakat lebih memilih bersepeda motor dibandingkan menumpang mobil (pribadi dan umum). Dari sisi harganya tentu saja lebih murah sepeda motor dibandingkan mobil.

Continue reading “Motor Harley vs Motor Bebek”

Please follow and like us:

Palembang memang Panas, tapi…

Dua ruas jalan di pertigaan Celentang (Jl.Residen H.Abd Rozak, Palembang) digenangi air setinggi betis orang dewasa. Air genangan tersebut akibat hujan deras selama hampir 3 jam mengguyur Palembang.

Akhir-akhir ini cuaca kota Palembang terasa cukup panas. Bayangkan! Siang hari pas matahari di atas kepala, terasa bener-bener panas menyengat kulit dan bikin keringat segede jagung bercucuran. Apalagi saya yang sering beraktivitas di luar rumah. Karena kebetulan pada siang hari itulah jadi terasa tahu rasanya cuaca panas yang sungguh sangat menyengat.

Mengendarai sepeda motor, jaket dan sarung tangan merupakan barang wajib pakai. Jika tidak, kebayang kulit bisa gosong lantaran sinar matahari yang menyengat kulit.

Ini saja sudah dilengkapi jaket dan sarung tangan, tapi di antara ujung jaket dan sarung tangan masih terbuka (kulit terlihat). Jadilah kelihatan belang  di pergelangan tangan, seperti mengenakan gelang hitam. Hehe.

Continue reading “Palembang memang Panas, tapi…”

Please follow and like us:

Terminal Bus dan Retribusi

Jika terminal bus didominasi para penumpang kelas menengah ke bawah, itu sudah maklum. Para penumpang (mungkin) tidak mempersoalkan bagaimana keadaan kondisi terminal bus. Lain pula membandingkan dengan terminal pesawat terbang yang kondisinya (cukup) lumayan baik dan nyaman. Salah satunya yang dirasakan adalah kebersihan.

Keduanya (terminal bus dan terminal penerbangan) sama-sama tempat persinggahan kendaraan umum untuk mengangkut dan menurunkan para penumpang. Namun, sayangnya pengelolaan keduanya sangat jauh berbeda. Mengapa?

Beberapa hari lalu, saya ke sebuah terminal bus di kota Palembang. Saya hendak memesan tiket bus tujuan Sumatera Utara. Tiba di terminal bus tersebut, saya mendapati kondisi jalan masuk ke terminal itu yang rusak parah. Hampir di semua sisi jalan rusak, berlubang, dan digenangi air. Teringat dengan SEA Games XXVI di Palembang, pada November 2011 lalu, memang ada pengabaian dan kurang perhatiannya pemerintah terhadap fasilitas transportasi publik. Ya contohnya terminal yang letaknya kira-kira 10 kilometer dari pusat kota ke arah Indralaya, kabupaten Ogan Ilir itu.

Continue reading “Terminal Bus dan Retribusi”

Please follow and like us:

Memantau Lalu Lintas Kota Palembang via Media Sosial “Twitter”

Sejak kehadiran akun twitter @RTMCPoldaSumsel, informasi tentang lalu lintas terutama Kota Palembang dengan mudah diketahui. Dari pantauan di hampir setiap perempatan lampu merah yang ramai dan rawan kemacetan pun langsung diinformasikan @RTMCPoldaSumsel kepada follower-nya yang berjumlah 920 followers (berdasarkan pengamatan profile-nya tanggal 19 Oktober 2011 Pukul 22:12 WIB).

Memantau linimassa @RTMCPoldaSumsel setiap hari dan secara berkala, hampir dapat diketahui di titik mana saja lalu lintas sedang ramai. Terutama pada jam-jam sibuk dan orang berangkat dan pulang kerja, perlu diketahui. Selain itu, @RTMCPoldaSumsel menambahi foto kondisi dan situasi lalu lintas. Sehingga kita, misalnya sebagai pengendara sepeda motor atau mobil, bisa menilai sendiri situasi lalu lintas tersebut.

Continue reading “Memantau Lalu Lintas Kota Palembang via Media Sosial “Twitter””

Please follow and like us: