Orangtua Harus Awasi Balita Baru Belajar Berjalan

image

Setiap orangtua pasti senang melihat buah hatinya sudah bisa berjalan. Ada yang sudah belajar berjalan sejak umur 8 bulan. Ada pula yang baru lancar berjalan umur 2 tahun. Setiap balita memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Mbak Naurah sudah bisa berjalan umur 14 bulan. Sejak bisa berjalan, mbak Naurah ngga bisa diam. Dia selalu jalan keliling dari satu tempat ke tempat lain di rumah maupun di teras rumah. Sebagai orangtua, tidak boleh lengah mengawasi anak yang baru berjalan ini.

Continue reading “Orangtua Harus Awasi Balita Baru Belajar Berjalan”

Please follow and like us:

Mbak Naurah Belajar Makan

image
Mbak Naurah belajar makan bubur

Sejak Mbak Naurah berusia tepat 6 bulan (26 April 2013), makanan pendamping ASI atau MPASI sudah mulai diberikan. Salah satu makanan untuk mbak Naurah adalah bubur campuran. Apa saja isi bubur campuran?

Waktu saya tanya ummi apa saja isinya bubur yang sering dikasih untuk mbak Naurah? Isinya antara lain: nasi, kentang, tempe, dan wortel. Semuanya itu dihaluskan dan dicampur dengan sedikit air masak. Jadilah makanan mbak Naurah.

Please follow and like us:

Gaya Tidur Mbak Naurah

Naurah tidur (lagi) setelah mandi pagi.
Naurah tidur (lagi) setelah mandi pagi.

Saya sering perhatikan gaya tidur Mbak Naurah. Kata ummi, gaya tidurnya mirip dengan abi (saya). Like daughter like father. Begitulah saya mengistilahkannya, anak perempuan seperti ayahnya. Kalau anak laki-laki seperti ibunya. Maksudnya “seperti” itu contohnya: wajahnya mirip, perilakunya mirip, kecerdasannya mirip, dan lain-lainnya.

Kemarin pagi sebelum saya berangkat kerja, saya perhatikan gaya tidur Mbak Naurah. Fotonya ini saya jepret dari HP saya. Tidak pernah bosannya memperhatikan Mbak Naurah lagi tidur, waktu malam, siang maupun pagi. Mbak Naurah yang sebentar lagi tanggal 26 Februari 2013 akan masuk usia 4 bulan. Ngga terasa ya Mbak!?

Please follow and like us:

Anak Sakit, Ortu Khawatir

Orang tua mana saja pasti khawatir ketika anak sakit (apalagi masih usia bayi). Pada usia tersebut, anak belum bisa berbicara dan hanya menangis saja sebagai ungkapan dan respon sakitnya.

Kamis (14/2) kemarin, saya dan ummi membawa mbak Naurah ke Bidan. Tujuannya memberikan imunisasi DPT-2 untuk mbak Naurah. Selain DPT diberikan imunisasi Polio dan Hepatitis. Setelah selesai disuntik di paha kanan dan tetes Polio, mbak Naurah pulang sambil menangis. Saya jadi kasihan melihat mbak Naurah. Raut wajahnya kelihatan sedih. “Sabar ya nak, mudah-mudahan sakitnya ngga lama,” kata saya dalam batin.

Malam harinya, mbak Naurah kelihatan sehat dan tidak rewel. Keesokan harinya, ummi mengabari saya via sms kalau mbak Naurah rewel dan badannya hangat. Alhamdulillah badannya tidak sampai panas. Mungkin sejak kemarin sudah diberikan obat paracetamol yang dilarutkan air. Dosis sesuai takaran satu sendok makan untuk sekali minum dan dikasih tiga kali sehari.

Continue reading “Anak Sakit, Ortu Khawatir”

Please follow and like us: