Jalan-jalan Minggu Pagi “Car Free Day”

image
Mbak Naurah jalan2 pagi

Menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan sungguh menyenangkan. Apalagi kegiatan ini memiliki arti yang sangat berharga dan tidak bisa dinilai dengan sejumlah uang.

Minggu pagi beberapa waktu lalu, saya, ummi dan mbak Naurah pergi jalan-jalan ke Pasar Cinde. Awalnya ingin mencari baling-baling kipas untuk di rumah. Baling-baling yang lama sudah patah dan tidak bisa digunakan lagi. Jadi saya berinisiatif mencari pengganti yang baru (meskipun bukan baru dari pabrikannya) di pasar pagi itu yang banyak jualan barang-barang masih layak pakai.

Continue reading “Jalan-jalan Minggu Pagi “Car Free Day””

Please follow and like us:

Santap Pempek Panggang Cek Tasya

image
Pempek Lenggang

Wong Plembang kalu dak pernah makan pempek, berarti bukan wong Plembang nian. Hehe.

Siapa sih yang tak kenal makanan khas Palembang ini? Dari ujung Sabang sampai Merauke, sudah pada kenal pempek makanan khas dari Palembang. Yang ngga tahu, teerr..laa..luu!! (kata Bang Haji Rhoma Irama).

Continue reading “Santap Pempek Panggang Cek Tasya”

Please follow and like us:

Damai Sumsel

Akhir-akhir ini di media cetak, elektronik, dan online memberitakan sejumlah peristiwa kerusuhan dan kekerasan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel). Maret 2013 lalu, di Martapura, kabupaten Ogan Komering Ulu, terjadi penyerangan dan pembakaran oleh sejumlah oknum TNI AD dari Yon Armed terhadap kantor Mapolres OKU. Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu menjadi cermin buruk bagi Indonesia di masyarakat bahwa alat negara (TNI) berbuat anarkis dan menjadi “mesin” yang tidak terkendali melakukan pengerusakan fasilitas negara (Mapolres OKU).

Continue reading “Damai Sumsel”

Please follow and like us:

Warga Palembang Gunakan Hak Pilih Pilwako 2013-2018

image
Warga menggunakan hak pilih pilwako palembang

Minggu, 7 April 2013 lalu, warga Palembang laki-laki maupun perempuan yang telah berusia 17 tahun ke atas menggunakan hak pilihnya untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Palembang periode 2013-2018. Ada tiga pasangan calon yang maju, yakni: nomor urut 1 H.Mularis Djahri-H.Husni Thamrin, nomor urut 2 H.Romi Herton-H.Harnojoyo, dan nomor urut 3 Sarimuda-Nelly Rosdiana.

Sesuai peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tepat pukul 7:00, sebanyak 2.650 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Palembang dibuka. Kebetulan saya mendapat kepercayaan menjadi petugas saksi salah satu calon walikota Palembang di tempat kelurahan tempat tinggal saya.

Satu per satu warga antusias memberikan suara dengan menyoblos salah satu calon pasangan walikota Palembang.

Continue reading “Warga Palembang Gunakan Hak Pilih Pilwako 2013-2018”

Please follow and like us:

Pasar Cinde Kabakaran

kebakaran pasar cinde
Suasana pagi ini (Kamis, 28/3) pascakebakaran di Pasar Cinde. (sumber foto: @Palembang_Kota)

Kabar terjadi kebakaran Pasar Cinde baru saya ketahui tadi pagi (Kamis, 28/3) dari sebuah koran lokal. Koran tersebut menaruhnya pada headline (HL). Membaca judul HL koran tersebut, saya jadi penasaran bagaimana salah satu pasar terbesar di Kota Palembang itu bisa sampai terbakar.

Salah satu koran yang memuat versi onlinenya di sini, lokasi kebakaran dekat dengan Masjid Nurul Khair yang diapit sejumlah rumah toko (ruko). Mungkin orang langsung berasumsi bahwa gedung Pasar Cinde yang terbakar. Padahal di gedung itu menjadi tempat jual-beli sembako, kios kue, pempek, dan masih banyak lagi lainnya.

Kabar terbakarnya Pasar Cinde pada Kamis malam (27/3) itu juga dimuat di media nasional. Sempat pula menjadi perbincangan di salah satu media sosial Twitter dan tidak sedikit mereka memuat foto kebakaran yang termasuk besar ini.  akun twitter @Palembang_Kota memuat foto suasana pagi pascakebakaran di Pasar Cinde.

Continue reading “Pasar Cinde Kabakaran”

Please follow and like us:

Kabut Asap Menyelimuti Palembang

Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, telah mengganggu pernafasan. Masih jarang orang menggunakan masker untuk meminimalkan efek buruk kabut asap. (Foto di Jl.Residen H.Abdul Rozak), Sabtu (15/9).

Kira-kira sudah hampir satu pekan ini, kabut asap telah menyelimuti kota Palembang. Asap bercampur kabut setiap pagi sangat mengganggu pernafasan. Biasanya setiap pagi (sebelum matahari terbit) bisa merasakan sejuknya udara, tapi untuk sekarang tidak bisa diharapkan. Apalagi untuk orang yang hobi olahraga jogging dan jalan kaki setiap pagi.

Saya dan istri saya biasanya keluar jalan-jalan pagi. Tapi, itu rutinitas pagi yang dulu sebelum akhir-akhir ini asap kabut kebakaran hutan. Padahal jalan-jalan pagi itu bikin sehat. Kalau biasanya setiap bangun tidur, terus solat subuh, dan tidur lagi, itu malah bikin malas. Pengalaman saya juga itu. hehe.

Continue reading “Kabut Asap Menyelimuti Palembang”

Please follow and like us:

Melihat Kakak dari USG 4 Dimensi

ultrasonografi 4 dimensi
kakak (30w 5d)

Pekan ini usia kandungan ummi sudah 31 minggu. Hari Sabtu (8/9) lalu, saya mengantar sekaligus mendampingi ummi periksa kehamilannya ke dokter spesialis kandungan. Dari modal bertanya-tanya ke sejumlah teman ummi, kemudian kami berdua sepakat periksa di Klinik Eska. Lokasinya di Jalan Radial (sebelah show room Yamaha).

Awalnya saya tidak tahu klinik tersebut. Memang daerah jalan tersebut ramai berdiri ruko. Dengan mengendarai sepeda motor lawas, pelan-pelan mata sambil lirik ke kiri dan kanan ruko. Apalagi jalan yang selalu ramai, memang harus ekstra hati-hati sesekali melihat ke arah depan jalan. Atas  petunjuk yang diberikan temannya ummi, kami berdua akhirnya menemukan klinik tersebut.

Ketika sampai di depan klinik itu, saya membaca sebuah plang nama di atas pintu masuk. Tertulis nama dokter spesialis kandungannya adalah laki-laki. Saya bertanya-tanya dalam hati. Padahal kata ummi, dokter yang periksanya adalah perempuan. Di klinik itu, tak hanya dokter spesialis kandungan. Ada juga praktek dokter spesialis penyakit dalam.

Continue reading “Melihat Kakak dari USG 4 Dimensi”

Please follow and like us:

Palembang memang Panas, tapi…

Dua ruas jalan di pertigaan Celentang (Jl.Residen H.Abd Rozak, Palembang) digenangi air setinggi betis orang dewasa. Air genangan tersebut akibat hujan deras selama hampir 3 jam mengguyur Palembang.

Akhir-akhir ini cuaca kota Palembang terasa cukup panas. Bayangkan! Siang hari pas matahari di atas kepala, terasa bener-bener panas menyengat kulit dan bikin keringat segede jagung bercucuran. Apalagi saya yang sering beraktivitas di luar rumah. Karena kebetulan pada siang hari itulah jadi terasa tahu rasanya cuaca panas yang sungguh sangat menyengat.

Mengendarai sepeda motor, jaket dan sarung tangan merupakan barang wajib pakai. Jika tidak, kebayang kulit bisa gosong lantaran sinar matahari yang menyengat kulit.

Ini saja sudah dilengkapi jaket dan sarung tangan, tapi di antara ujung jaket dan sarung tangan masih terbuka (kulit terlihat). Jadilah kelihatan belang  di pergelangan tangan, seperti mengenakan gelang hitam. Hehe.

Continue reading “Palembang memang Panas, tapi…”

Please follow and like us:

Terminal Bus dan Retribusi

Jika terminal bus didominasi para penumpang kelas menengah ke bawah, itu sudah maklum. Para penumpang (mungkin) tidak mempersoalkan bagaimana keadaan kondisi terminal bus. Lain pula membandingkan dengan terminal pesawat terbang yang kondisinya (cukup) lumayan baik dan nyaman. Salah satunya yang dirasakan adalah kebersihan.

Keduanya (terminal bus dan terminal penerbangan) sama-sama tempat persinggahan kendaraan umum untuk mengangkut dan menurunkan para penumpang. Namun, sayangnya pengelolaan keduanya sangat jauh berbeda. Mengapa?

Beberapa hari lalu, saya ke sebuah terminal bus di kota Palembang. Saya hendak memesan tiket bus tujuan Sumatera Utara. Tiba di terminal bus tersebut, saya mendapati kondisi jalan masuk ke terminal itu yang rusak parah. Hampir di semua sisi jalan rusak, berlubang, dan digenangi air. Teringat dengan SEA Games XXVI di Palembang, pada November 2011 lalu, memang ada pengabaian dan kurang perhatiannya pemerintah terhadap fasilitas transportasi publik. Ya contohnya terminal yang letaknya kira-kira 10 kilometer dari pusat kota ke arah Indralaya, kabupaten Ogan Ilir itu.

Continue reading “Terminal Bus dan Retribusi”

Please follow and like us:

Memantau Lalu Lintas Kota Palembang via Media Sosial “Twitter”

Sejak kehadiran akun twitter @RTMCPoldaSumsel, informasi tentang lalu lintas terutama Kota Palembang dengan mudah diketahui. Dari pantauan di hampir setiap perempatan lampu merah yang ramai dan rawan kemacetan pun langsung diinformasikan @RTMCPoldaSumsel kepada follower-nya yang berjumlah 920 followers (berdasarkan pengamatan profile-nya tanggal 19 Oktober 2011 Pukul 22:12 WIB).

Memantau linimassa @RTMCPoldaSumsel setiap hari dan secara berkala, hampir dapat diketahui di titik mana saja lalu lintas sedang ramai. Terutama pada jam-jam sibuk dan orang berangkat dan pulang kerja, perlu diketahui. Selain itu, @RTMCPoldaSumsel menambahi foto kondisi dan situasi lalu lintas. Sehingga kita, misalnya sebagai pengendara sepeda motor atau mobil, bisa menilai sendiri situasi lalu lintas tersebut.

Continue reading “Memantau Lalu Lintas Kota Palembang via Media Sosial “Twitter””

Please follow and like us: